Habib Rizieq tak kunjung pulang, PA 212 tuduh pemerintah main sandiwara


Sejak pergi ke Arab Saudi 2017 lalu, pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab belum juga kembali ke Indonesia. Terkait hal itu, Persaudaraan Alumni atau PA 212 kembali menuntut pemerintah untuk segera memulangkannya.

Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin mengatakan, sebenarnya pemerintah sempat memberi jaminan keamanan pada Habib Rizieq terkait kepulangannya ke Tanah Air. Namun, upaya tersebut seperti berlarut-larut. Hingga kini—atau tiga tahun setelah kepergiannya ke Arab Saudi, dia belum juga bisa kembali.   

Selain itu, Novel juga meminta pemerintah menyudahi sandiwara politik yang melibatkan Habib Rizieq. Sebab, kata dia, sosok yang acap mengenakan sorban putih itu merupakan tokoh agama yang bersuara untuk kepentingan umat, bukan partai politik tertentu.     

“Hentikan kepentingan politik yang tidak sehat ini, agar Indonesia mempunyai kedaulatan dan kemerdekaan yang utuh karena hakikatnya kemerdekaan adalah hak setiap warga negara,” ujar Novel, dikutip dari Suara, Rabu 26 Agustus 2020.

“Setahu saya, sudah selesai semuanya, karena memang seharusnya tidak ada kasus (yang melibatkan) Imam Besar Habib Rizieq Shihab, cuma lagi-lagi itu direkayasa demi kepentingan politik,” tambahnya. 

Novel memastikan, Habib Rizieq merupakan sosok hebat yang mampu memberikan teladan bagi banyak orang. Meski kerap diserang sana-sini, namun semangat dia membela negeri selalu berapi-api. Itulah sebabnya, kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia selalu dinanti-nanti.

“Indonesia sangat butuh sosok Imam Besar HRS yang sudah tidak diragukan lagi merah putihnya dengan penjagaan terhadap NKRI yang teruji. Tidak pernah ada kompromi terhadap pengkhianatan ideologi bangsa dan juga sudag terbukti perlawanan terhadap penjajahan asing,” tegas Novel. 

Menurut salah satu kuasa hukum Habib Rizieq, Damai Hari Lubis, dia sukar kembali ke Indonesia lantaran ada sejumlah pihak dan kelompok yang tak senang dengannya. Sehingga, pintu masuk untuknya terasa seperti dihalang-halangi.

“Menurut pendapat kami, permasalahannya adalah bukan hukum yang menjadikan beliau (Habib Rizieq) tidak bisa kembali ke Indonesia. Tetapi masalah politik atau ketidaksukaan rezim terhadapnya,” ujar Damai pada penghujung tahun lalu, dikutip dari JPNN. 

Namun, Kepala Kantor Staf Presiden atau KSP, Moeldoko langsung menepis anggapan tersebut. Sebab, kata dia, Habib Rizieq pergi ke Arab Saudi atas kemauannya sendiri, bukan diusir. Sehingga, jika ingin pulang ke Tanah Air, silakan saja.

“Ya siapa yang pergi, siapa yang pulangin? Kan pergi-pergi sendiri, kok minta dipulangin, gimana sih? Emangnya kita yang ngusir dia? Kan enggak. Pergi-pergi sendiri kok, sekarang ribut minta mulangin, kan gitu,” jawab Moeldoko.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Habib Rizieq tak kunjung pulang, PA 212 tuduh pemerintah main sandiwara"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel